ALAT PENGUKURAN WAKTU, PANJANG DAN BERAT
Disusun untuk Memenuhi Tugas Matematika 3
Dosen Pengampu: Drs. H. Yusuf S, M.Pd.
Disusun oleh:
Mulyawati
Tias Rostiana
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDA’IYAH
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM
CIAMIS-JAWA BARAT
2015
ALAT PENGUKURAN PANJANG, WAKTU DAN BERAT
A.
PENGUKURAN
Pengukuran adalah suatu
proses memberikan bilangan kepada kualitas fisik panjang, kapasitas, volume,
luas, sudut, berat (massa), dan suhu (Kennedy dan Tips, 1994). Satuan
ukuran yang akan kita bahas adalah berupa panjang dan berat.
Adapun jenis-jenis
pengukuran yaitu: pengukuran tidak baku dan pengukuran baku.
1.
Pengukuran Tidak Baku
Pengukuran tidak baku
merupakan pengukuran yang hasilnya berbeda-beda karena menggunakan alat ukur
yang tidak baku atau tidak standar.
Pengukuran tidak baku yang
dapat anda pelajari adalah sebagai berikut:
·
Digit adalah pengukuran yang disesuaikan dengan lebar sebuah jari.
·
Jengkal adalah pengukuran yang disesuaikan dengan jarak paling panjang antara ujung jempol tangan dengan ujung
kelingking tangan.
·
Hasta adalah pengukuran yang
disesuaikan ukuran sepanjang lengan bawah dari siku sampai ke ujung jari
tengah.
·
Depa adalah pengukuran yang
disesuaikan dengan ukuran sepanjang kedua belah tangan dari ujung jari tengah
kanan sampai ke ujung jari tengah kiri.
·
Kaki adalah pengukuran yang disesuaikan ukuran panjang sebuah kaki.
Contoh penerapan
pengukuran panjang dengan suatu yang tidak baku dalam kegiatan anak-anak SD di
kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan aktivitas pengukuran seperti
mengukur meja, tinggi teman, dan yang lainnya dengan pensil, pena, tangan,
manik-manik atau alat-alat lainnya yang bisa digunakan sebagai pengukuran
panjang yang bersifat tidak baku.
2. Pengukuran Baku
Pengukuran baku merupakan
pengukuran yang hasilnya tetap atau baku (Standar). Terdapat dua sistem
pengukuran yang baku yaitu:
a. Pengukuran Sistem Inggris
Sistem Inggris
dikembangkan di Eropa, Satuan-satuan pengukuran dikembangkan dari benda-benda
di sekitar kita. Misalnya ukuran satu yard adalah jarak hitung dan ujung jari lengan
orang dewasa yang dilencangkan, ukuran satu inchi adalah jarak butiran padi
dari ujung ke ujungnya. Namun karena sifat–sifat benda diatas tidak tetap
maka akhirnya satuan-satuan sistem Inggris distandarkan.
I
|
Inci
|
1/12 kaki
|
K
|
Ft
|
12 inci
|
Y
|
Yd
|
3 kaki
|
M
|
Mil
|
5280i
|
b.
Satuan Standar (Sistem Metrik)
Sitem Metrik dikembangkan
secara sistematis pada akhir abad 18. Pada tahun 1970, dewan Nasional Perancis
mendirikan Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis untuk merencanakan satu sistem
pengukuran yang memiliki standar. Satuan-satuan dasar untuk kapasitas, berat,
dan luas dikembangkan pada waktu yang sama dengan satuan panjang tersebut.
Satuan ini dinamakan dengan menambahkan awalannya pada satuan dasar.
PREFIK YUNANI
|
KILO
|
1000
|
HEKTO
|
100
|
|
DEKA
|
10
|
|
PREFIK LATIN
|
DECI
|
1/10
|
GENTI
|
1/100
|
|
MILI
|
1/1000
|
Salah satu keuntungan metrik adalah hubungan yang jelas antara satuan yang satu
dengan satuan yang lainnya. Pengkonversian dari jenis satuan yang satu ke
satuan lainnya dapat diselesaikan dengan mengalikan atau membagi dengan
perpangkatan 10, sebagaimana yang kita gunakan dalam system numarasi basis
sepuluh dapat ditetapkan dengan memindahkan koma pada decimal. Berikut Satuan
Standar (Sistem Metrik):
·
Panjang
Pengukuran panjang menggunakan pengukuran baku biasanya
menggunakan alat ukur seperti, penggaris, meteran, dan satuan bakunya biasanya
menggunakan km, hm, dam, m, dm, cm, mm.
Meteran sebagai Alat Ukur Panjang memiliki beberapa macam
antara lain: meteran pita, dapat digunakan untuk mengukur lingkar pinggang dan
kepala. Kita sulit mengukur lingkar dengan meteran saku. Meteran pita sering
dipakai oleh penjahit. Meteran rol, digunakan untuk mengukur benda yang cukup
panjang. Contoh panjang halaman, pajang ruang kelas, panjang lapangan. Meteran
saku, dipakai megukur panjang meja. Meteran saku sering digunakan oleh tukang
bangunan (Fajariyah dkk, 2008: 93)
·
Berat
Pengukuran berat menggunakan pengukuran baku
umumnya menggunakan timbangan, satuan yang digunakan yaitu, kg, hm, dam, g, dg,
cm, mg. Timbangan sebagai alat ukur berat antara lain (Masitoch dkk, 2009: 84):
a) Timbangan beras. Timbangan ini biasa dipakai untuk menimbang
barang dalam karung atau peti. Berat benda maksimum hingga
50 kg.
b) Timbangan badan. Timbangan ini
dipakai untuk menimbang
berat badan hingga 100 kg.
c) Timbangan kue. Timbangan ini ditemui di rumah-rumah dan
toko bahan-bahan kue. Gunanya untuk
menimbang bahan kue hingga
15 kg.
d) Timbangan gantung. Timbangan ini
digunakan untuk menimbang
benda dengan cara digantung. Berat
benda maksimum hingga 1
kuintal.
e) Timbangan warung. Timbangan ini digunakan di warung,
kios, atau di pasar tradisional.
Berat benda maksimum hingga 5 kg.
f) Neraca. Timbangan ini untuk menimbang benda-benda
yang ringan. Misalnya berat emas dan bahan obat-obatan. Satuan
berat neraca dinyatakan dalam gram.
·
Waktu
Dalam mengukur waktu alat yang digunakan seperti ,
jam digital, jam tangan, jam weker, stopwatch dan satuan ukur yang digunakan
adalah sekon ( detik ) satuan lainnya yaitu menit, jam. Jam analog mempunyai tiga buah jarum, yaitu: jarum pendek penunjuk jam, jarum panjang penunjuk menit, dan jarum tipis penunjuk detik. Lama waktu perpindahan jarum panjang pada
setiap angka adalah 5 menit (Masitoch dkk, 2009: 104). Contoh :
·
jarum panjang menunjuk agka 1, artinya lebih 5
menit.
·
jarum panjang menunjuk agka 3, artinya lebih
15 menit
B. Menaksir Panjang, Berat dan Waktu
1.
Menaksir Panjang Benda
Di dalam kelas tentu terdapat berbagai macam benda. Misalnya buku, pensil, meja, dan papan tulis. Ukurlah panjang benda-benda itu dengan penggaris kemudian taksirlah!
Untuk menaksir panjang benda perlu dilakukan pembulatan sebagai
berikut.
·
Kelebihan panjang kurang dari 5 mm, maka
dibulatkan menjadi 0 cm.
·
Kelebihan panjang lebih dari atau sama dengan
5 mm, maka dibulatkan
menjadi 1 cm.
Misalkan panjang buku hasil pengukuran 20 cm
lebih 3 mm. Ini berarti
kelebihannya kurang dari 5 mm, maka dibulatkan
0. Jadi, panjang 20 cm
lebih 3 mm dibulatkan menjadi 20 cm.
2. Menaksir Berat Benda
Satuan berat yang sering kita gunakan adalah
kilogram dan ons. Untuk
menaksir berat, dilakukan pembulatan ke
kilogram terdekat seperti berikut.
·
Kelebihan pengukuran kurang dari 5 ons
dibulatkan menjadi 0 (nol) kg.
·
Kelebihan pengukuran lebih dari atau sama
dengan 5 ons dibulatkan menjadi 1 kg.
3. Menaksir Lama Kegiatan (Waktu)
Satuan waktu juga dapat kita taksir kemudian
membulatkannya. Satuan waktu antara lain jam dan menit. 1 jam adalah
60 menit. Maka pembulatan waktu batasannya adalah setengah jam atau 30 menit.
Cara membulatkannya adalah sebagai berikut.
·
Kelebihan waktu kurang dari 30 menit,
dibulatkan menjadi 0 jam.
·
Kelebihan waktu 30 menit atau lebih,
dibulatkan menjadi 1 jam
C. Hubungan Antar Satuan
Pengukuran
- Hubungan Antar Satuan Panjang
Figure berikut
memperlihatkan bagaimana prefik pada system metric digunakan. Perhatikan bahwa
ketika kita bergerak dari millimeter ke kilometer, tiap-tiap satuan adalah
sepuluh kali lebih besar dari satuan sebelumnya (Masitoch dkk, 2009: 99) berikut tangga satuan panjang :
a.
Setiap naik 1 dibagi 10; 2 dibagi 100; 3 dibagi 1000 dst
Contoh :
1 cm = …..m (cm ke m naik
2 tangga sehingga dibagi 100)
1 cm = 0,01 m
b.
Setiap turun 1 tangga dikali 10; 2 tangga dikali 100; 3 tangga dikali 1000
dst
Contoh :
1 m = ……mm (m ke mm turun
3 tangga sehingga dikali 1000)
1 x 1000 mm = 1000 mm
Di samping satuan sistem
metrik, juga dikenal satuan lainnya yang sering dipakai dalam kehidupan
sehari-hari, misalnya liter, inci, yard, feet, mil. Satuan-satuan tersebut
dapat dikonversi atau diubah ke dalam satuan sistem metrik dengan patokan yang
ditentukan. Konversi besaran panjang menggunakan acuan sebagai berikut:
- 1 mil = 1760 yard (1 yard adalah jarak pundak sampai ujung jari tangan orang dewasa).
- 1 yard = 3 feet (1 feet adalah jarak tumit sampai ujung jari kaki orang dewasa).
- 1 feet = 12 inci (1 inci adalah lebar maksimal ibu jari tangan orang dewasa).
- 1 inci = 2,54 cm
- Hubungan Antar Satuan Berat ( massa )
Satuan berat ada beberapa
macam diantaranya kilogram (kg), ons dan gram. Hubungan antar satuan berat
adalah sebagai berikut:
1 kg = 10 ons
1 kg = 1000 gram
1 ons = 100 gram
Satuan dasar untuk massa
dalam system metric adalah gram (kemudian distandarkan dalam kilogram).
Contoh soal:
10 dg = …..g (mg ke g naik
1 tangga sehingga dibagi 10)
10 dg = 1 g
Dari satuan metrik diatas dikenal pula satuan berikut:
1 ton
= 10 kuintal
1 kuintal = 100 kg
1 kg
= 10 ons
1 pon
= 5 ons
1 ons
= 100 gram
1 ton
= 1000 kg
1
kg = 2 pon
3. Hubungan Antar
Satuan Waktu
Satuan waktu antara lain jam, menit, detik, hari, minggu, bulan dan
tahun. Hubungan antarsatuan waktu tersebut adalah sebagai berikut.
1 menit = 60 detik
|
1 bulan = 4 minggu
|
1 tahun= 365 hari
|
1 jam = 60 detik
|
1 bulan = 30 hari
|
1 abad= 100 tahun
|
1 hari= 24 jam
|
1 tahun = 12 bulan
|
1 windu= 8 tahun
|
1 minggu = 7 hari
|
1 tahun = 52 minggu
|
1 dasawarsa= 10 tahun
|
Contoh:
3 menit =…… detik
1 menit = 60 detik
3 menit = 3 x 60 detik
= 180 detik
DAFTAR PUSTAKA
Masitoch dkk. 2009. Gemar Matematika untuk SD dan MI
kelas III. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009.
Fajariyah dkk. 2009. Cerdas Berhitung MATEMATIKA. 2008.
Jakarta: Pusat Perbukuan Deparemen Pendidikan Nasional Tahun 2008.